HomeObatTrichoderma : Jamur Baik Pencegah Penyakit Pada Tanaman

Trichoderma : Jamur Baik Pencegah Penyakit Pada Tanaman

Bisatani.com, Trichoderma –  Membahas hal tentang pertanian memang tidak ada habisnya. Banyak sekali yang bisa dipelajari, mulai dari proses produksi sampai dengan masa panen.

Selain praktek, edukasi seputar pertanian juga penting untuk dilakukan. Dengan adanya edukasi diharapkan dapat membantu proses pertanian. Karena dalam petanian tidak bisa dilakukan secara sembarangan agar hasilnya bisa maksimal dan sesuai dengan yang diharapkan.

Pada saat ini kita bisa mendapatkan informasi seputar petanian dengan mudah. Banyak sumber yang bisa kita gali dalam mendapatkan suatu informasi khusunya petanian. Mulai dari pengalaman antar petani, artikel, sampai media sosial (Facebook, instagram, dan youtube).

Sobat Bisatani.com, pada kesempatan kali ini admin akan memberikan informasi tentang Trichoderma. Langsung saja simak penjelasan dibawah ini.

Apa itu trichoderma ?

Trichoderma : Jamur Baik Pencegah Penyakit Pada Tanaman

Trichoderma merupakan fungi/jamur yang biasanya dimanfaatkan dalam pertanian karena mempunyai sifat yang dapat melawan jamur jahat atau patogen. Jamur ini dapat tumbuh pada temperatur udara sekitar 7ºC – 41ºC. Kelembahan juga berpengaruh dalam pertumbuhan jamur ini.

Akhir akhir ini penggunaan bahan kimia dalam perlakuan pertanian meningkat dengan cukup signifikan. seperti yang kita tahu bahwa zat kimia dapat berdampak negatif apabila terus dilakukan. Trichoderma juga disebut sebagai pupuk biologis dan biofungisida karena bersifat alamai. Yang mana jamur ini berperan sebagai media yang dapat menambah unsur hara dalam tanah.

Mekanisme kerja trichoderma

Akhir-akhir ini penggunaan bahan kimia dalam perlakuan pertanian meningkat dengan cukup signifikan. Sepereti yang telah kita ketahui, zat kimia dapat menimbulkan dampak negatif apabila terus dilakukan. Kita dapat mencari alternatif selain menggunakan bahan kimia.

Kita bisa menggunakan mikroorganisme seperti trichodema. Trichoderma merupakan bakteri baik yang dapat mengganggu pertumbuhan bakteri jahat yang bersifat patogen. Jamur ini dapat digunakan sebagai pengurai tanah, sebagai agen hayati dan perangsang pertumbuhan tanaman.

Manfaat penggunaan tricoderma

layu bakteri pada cabai

Ada banyak manfaaat yang diperoleh apabila kita menggunakan jamur jenis ini. Berikut ini adalah manfaat yang akan didapatkan, diantaranya:

  • Mampu menghambat pertumbuhan jamur yang menjadi penyebab penyakit suatu tanaman.
  • Mencegah penyakit busuk pada pangkal batang
  • Dapat mencegah busuk akar yang menjadi penyebab layu fusarium pada tanaman cabai dan tomat.
  • Mencegah penyakit jamur akar putih
  • Menyediakan hara dalam tanah
  • Alternatif penggunaan pupuk atau pestisdia yagn bersifat kimia
  • Menjadikan tanaman lebih hijau dan subur

Berbeda dengan pupuk kimia atau pestisida kimia yang dapat langsung dirasakan manfaatnya. Manfaat penggunaan tricoderma tidak langsung dapat dirasakan karena bersifat alami. Dengan pemakaian yang rutin manfaat yang dihasilkan akan lebih baik daripada penggunaan pupuk kimia maupun pestisida dalam jangka waktu yang panjang.

Cara membuat tricoderma

Pada dasarnya jamur ini dapat ditemukan ditanah hutan maupun tanah pertanian yang belum terkontaminasi dengan pupuk dan pestisida kimia. Seperti jamur jenis lain, perkembangbiakan trichoderma menggunakan spora atau biasa disebut dengan konidia.

Kita bisa membuat trichoderma sendiri dirumah. Alat dan bahan pun mudah untuk didapatkan. Ada berbagai media yang dapat digunakan untuk memancing jamur ini. Seperti nasi, jagung, dedak, kentang, dan lain-lain.

Berikut ini adalah langkah langkah untuk membuat atau mengembangbiakkan trichoderma dengan menggunakan nasi.

Alat dan bahan

  1. Nasi secukupnya. Bisa menggunakan nasi sebanyak 1- 2 mangkok. Nasi disini digunakan untuk pertumbuhan dan perkembangbiakan jamur trichoderma.
  2. Bambu, Gunakanlah bambu yang baru saja ditebang.
  3. Tali untuk yang digunakan untuk mengikat
  4. Alkohol dengan kandungan 70%
  5. Sendok
  6. Kain
  7. Toples

Langkah-langkah pembuatan jamur trichoderma

Berikut ini adalah langkah-langkah untuk membuat jamur tricoderma :

  1. Langkah yang harus dilakukan pertama kali adalah dengan menyiapkan bambu. Bambu disini digunakan untuk tempat nasi yang akan digunakan sebagai tempat pertumbuhan jamur.
  2. Potong bambu dengan menyisakan 1 ruas.
  3. Kemudian belah bambu tersebut menjadi 2 bagian. kemudian bersihkkan ruas bambu dengan menggunakan air mengalir. Agar bambu menjadi lebih steril kita bisa lap menggunakan kain yang telah diberi cairan Alkohol
  4. Jika dirasa sudah bersih, selanjutnya masukkan nasi yang telah disiapkan tadi. Usahakan menggunakan nasi yang telah basi atau juga bisa menggunakan nasi yang dimasak kemarin.
  5. Setelah itu tutup bambu dengan belahan bambu yang lainnya dan jangan lupa diikat menggunakan tali.
  6. Jika bambu sudah terikat rapat, lalu kubur bambunya dalam tanah dengan kedalaman 10-20 cm. Bambu harus terkubur rapat. Jangan lupa memberi tanda pada permukaan tanah sehingga dalam pengambilannya nanti menjadi lebih mudah.
  7. Jika sudah 10 hari kita bisa mengambilnya. kemudian buka bambu tersebut dan lihat adakah jamur yang tumbuh. Jika terdapat jamur putih seperti kapas itu berarti telah mendapatkan miselium trichoderma. Yang mana nanti akan berubah menjadi bibit jamur trichoderma.
  8. Kemudian pindahkan miselium tadi kedalam toples yang telah dibersihkan dan telah steril. Jangan lupa tutup rapat toples tersebut.
  9. Selanjutnya tunggu sampai miselium tadi tumbuh dan berkembang menjadi jamur trichoderma.

 

Recent Articles

Stay on op - Ge the daily news in your inbox